Home » Cara Cek Pemilik Domain : WHO IS?

Cara Cek Pemilik Domain : WHO IS?

  • Domain
cara cek pemilik domain

Terdapat banyak alasan mengapa seseorang mencari cara cek pemilik domain suatu web. Misalnya, ingin melakukan endorse produk & jasa kedalam artikel, atau sebagai tindak antisipasi sebelum melakukan transaksi jual beli melalui situs terkait. 

Melakukan pengecekan pemilik domain suatu website sangatlah mudah, hal ini bahkan bisa dilakukan oleh orang yang sama sekali tidak memiliki latar belakang IT. Untuk melakukan hal ini pun Anda hanya perlu memiliki gadget dan koneksi internet yang bagus. 

Cara Cek Pemilik Domain dengan WHOIS

Untuk dapat mengetahui umur domain sebuah website ataupun siapa pemilik web tersebut, Anda dapat menggunakan tools bernama WHOIS domain. WHOIS search dapat diakses melalui who.is.

Pada tampilan muka website tersebut, Anda bisa langsung memasukkan alamat website (domain) yang ingin diperiksa. Untuk lebih jelaskan, Anda bisa simak langkah-langkah berikut ini:

  • Pertama, siapkan nama domain atau website yang informasinya ingin Anda periksa. 
  • Selanjutnya buka situs whois.com.
  • Jika sudah, masukkan nama domain yang ingin di cek status kepemilikannya ke dalam kolom yang sudah disediakan. Letak kolom ini ada di bagian atas, lengkap dengan tulisan WHOIS. 
  • Tekan enter atau klik pada tombol WHOIS. 
  • Cek domain pun selesai dan pemilik domain sudah dapat dilihat, dengan catatan sang pemilik domain tidak mengaktifkan fitur WHOIS protection untuk melindungi privasi brand mereka. 

Baca Juga : 5 Kelebihan Domain ID yang Paling Utama

Informasi yang Disajikan WHOIS

Setelah mengikuti cara cek pemilik domain diatas, Anda juga perlu mengetahui apa saja yang disajikan oleh  situs WHOIS ketika Anda ingin mencari info mengenai pemilik domain tersebut. 

Nah, berikut ini rincian data dan informasi dari nama domain suatu situs atau website yang bisa dilihat melalui WHOIS domain lookup, antara lain:

1. Domain Information

Pada bagian ini Anda akan melihat informasi terbaik dengan nama website yang sudah terdaftar.

Selain itu, berisi keterangan tentang tanggal registrasi domain, cek domain expired, serta informasi register yang digunakan untuk mendaftarkan domain dan name server. 

2. Registrant Contact

Informasi mengenai registrant biasanya disembunyikan oleh perusahaan terkait. Tapi, info ini sendiri tidak terlalu bermanfaat bagi para blogger atau pemilik brand karena tidak berhubungan langsung dengan informasi sang pemilik situs. 

3. Technical Contact

Informasi yang disajikan saat Anda melakukan cara cek pemilik domain dengan WHOIS adalah bagian technical contact. Bagian ini berfungsi sebagai lampiran terkait kontak yang dapat dihubungi. Mulai dari namanya, IP Address, dan sebagainya. 

4. Administrative Contact

Administrative contact lebih lengkap dari registrant contact. Yaitu meliputi nama, alamat lengkap, serta jenis badan usaha yang digunakan dengan lebih detail yang diisi oleh pemilik situs. 

5. RAW WHOIS Data

Di fitur cek website ini adalah yang paling lengkap datanya. Anda dapat menemukan sejumlah informasi apapun yang dibutuhkan melalui RAW WHOIS Data. Dengan adanya informasi ini, Anda juga bisa dengan bijak memanfaatkannya sesuai dengan kebutuhan. 

Silahkan cek juga status aktif dari domain tersebut apakah pending, belum aktif, atau sudah aktif. Jika status aktif, Anda dapat menggunakan domain lain atau melakukan negosiasi bersama pemilik website melalui kontak yang sudah didapatkan dari WHOIS.

Akhir kata, itu dia cara cek pemilik domain yang bisa Anda lakukan dengan mudah dan juga berbagai informasi yang akan didapatkan. Menggunakan WHOIS memang menarik, tapi Anda harus memakainya dengan bijak. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba. 

Share
Lis Sunirat

Lis Sunirat

Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam artikel tutorial, insight dan tips menarik seputar dunia online langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan raih kesuksesan bersama kami!