Home » Pengertian Control Panel Hosting, Fungsi, dan Contohnya

Pengertian Control Panel Hosting, Fungsi, dan Contohnya

pengertian control panel hosting

Mengelola website dengan mudah menggunakan berbagai tools adalah keinginan setiap pemilik website. Salah satu tools tersebut adalah control panel hosting. Kali ini kita akan membahas pengertian control panel hosting, fungsi, serta tips memilih control panel yang tepat.

Pengertian Control Panel Hosting

Pengertian control panel hosting adalah alat yang disediakan oleh penyedia layanan web hosting dan dapat digunakan untuk mempermudah pekerjaan dalam mengurus website.

Alat ini akan membantu Anda dalam mengelola, mengatur, mengoperasi, serta menjalankan segala kebutuhan website. Ada berbagai macam control panel yang tersedia dan dapat dipilih sesuai kebutuhan.

Fungsi Control Panel Hosting

Setelah membahas pengertian control panel hosting, selanjutnya kita akan membahas tentang fungsi control panel hosting. Selain fungsi utama control panel hosting untuk membantu pengguna dalam mengatur dan mengelola website, ada beberapa fungsi control panel lainnya, yaitu:

  1. Memanajeman domain, pengaturan, registrasi, serta transfer nama domain.
  2. Mengecek statistic pengunjung website.
  3. Menginstall aplikasi.
  4. Mengelola alamat email.
  5. Melakukan back up data.
  6. Memonitor performa dari server.
  7. Melakukan manajemen database.
  8. Melakukan manajemen file.
  9. Melakukan FTP.

Masing-masing control panel memiliki perbedaan. Fitur control panel hosting juga beragam. Namun, jika diamati lebih detail, ternyata semua control panel memiliki fitur serta fungsi yang hampir sama.

Dari sisi penyedia layanan web, hosting ini berguna untuk mempermudah pengaturan dan pengelolaan dari hosting yang dimiliki pihak penyedia layanan web.

Tips Memilih Control Panel Hosting

Adanya berbagai macam control panel yang dapat digunakan membuat Anda sebagai pengguna perlu memperhatikan beberapa aspek yang akan digunakan untuk kebutuhan website. Kesalahan dalam pemilihan control panel ini justru akan menyulitkan Anda.

Beberapa tips memilih control panel hosting adalah sebagai berikut:

  1. Pilih software yang mudah dioperasikan.
  2. Pilih control panel yang kompatibel dengan sistem operasi.
  3. Adanya layanan pendukung.
  4. Adanya dukungan software yang lengkap.
  5. Adanya dukungan keamanan.
  6. Harga yang ditawarkan terjangkau.

Control Panel Hosting yang Populer

Ada berbagai macam control panel hosting yang disediakan oleh penyedia layanan web hosting baik yang berbayar maupun yang dapat digunakan secara gratis. Contoh control panel hosting yang populer adalah sebagai berikut:

1. cPanel

cPanel merupakan control panel hosting yang paling populer saat ini. Control panel yang berbasis Unix/Linux ini hanya tersedia pada sistem operasi Linux. Dengan menu yang mudah dipahami, cPanel ini cocok digunakan oleh pemula.

Fitur-fitur yang terdapat pada cPanel antara lain:

  1. File manager
  2. Bandwidth
  3. Disk Space Usage
  4. Backups
  5. TFP Accounts
  6. TP Session Control
  7. MySQL Databases
  8. Remote MYSQL

2. Plesk

Control panel ini memiliki tampilan interface yang sederhana dan tidak membingungkan pengguna. Plesk ini merupakan control panel yang memiliki level atau tingkatan pengguna, mulai dari level 1-4. Setiap tingkatan tersebut memiliki menu sendiri seperti Administrator, Domain Owner, Client/Reseller, dan Mail User.

Fitur-fitur yang dimiliki Plesk antara lain:

  1. Pengelola dan pembuatan akun email.
  2. Pengelola database MySQL dan PsotgreSQL.
  3. Pengelola DNS.
  4. Dan lain sebagainya

3. DirectAdmin

Software control panel ini dirilis pada 1 Maret 2003 di Kanada. DirectAdmin juga berjalan di sistem  operasi Linux. Tampilan dari control panel ini hampir sama dengan cPanel dan Plesk, namun menu yang dimiliki tidak selengkap cPanel.

Fitur-fitur dari DirectAdmin adalah:

  1. Mengelola domain dan subdomain dalam hosting
  2. Mengelola darabase MySQL
  3. Mengelola DNS
  4. Mengelola dan mebuat alamat email
  5. Dan lain sebagainya

4. Webmin

Pengguna Webmin ini harus memiliki skill di bidang hosting. Control panel ini memungkinkan pengguna melakukan konfigurasi akun, DNS, file sharing, setup Apache, dll. Webmin ini memiliki tingkatan akses pengguna, yaitu Usermin, Cloudmin, dan Virtualmin.

Fitur-fitur dari Webmin adalah sebagai berikut:

  1. SSH Server
  2. Read User Mail
  3. Apache Webserver
  4. MySQL Database Server
  5. ProFTPD Server
  6. Procmail Mail Filter
  7. BIND DNS Server

5. ISPmanager

Control panel hosting berbasis Linux yang sering digunakan oleh perusahaan-perusahaan hosting di Eropa bagian timur ini memiliki tampilan yang sederhana. ISPmanager menawarkan dua versi, yaitu versi Lite dan Business.

Versi Lite memiliki fitur dasar yang hampir mirip dengan fitur-fitur control panel lainnya. Sedangkan versi business cocok untuk multiple shared hosting ataupun reseller hosting karena dapat digunakan untuk mengelola dari beberapa server.

Fitur-fitur dari IPSmanager versi Business antara lain sebagai berikut:

  1. Integrasi CloudLinux, Cloudflare, ImunityAV, dan Free SSL
  2. Mengelola server web dan alokasi user.
  3. Memberikan dan memberikan batasan pengguna
  4. Lisensi dapat dijual kembali

Itulah tadi penjelasan tentang pengertian control panel hosting, fungsi, tips memilih, serta contoh dari control panel hosting. Pilih control panel yang sesuai dengan kebutuhan Anda agar dapat mempermudah pekerjaan dalam mengelola website.

Jika Anda ingin dapatkan hosting dan control panel dengan harga terjangkau, maka pastikan pilih hosting bulanan dari Cloudhebat. Dijamin kencang, aman, dan memuaskan.

Share
Lis Sunirat

Lis Sunirat

Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam artikel tutorial, insight dan tips menarik seputar dunia online langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan raih kesuksesan bersama kami!