Home » Bahasa Pemrograman: Definisi, Sejarah, Fungsi, Serta 16 Contohnya

Bahasa Pemrograman: Definisi, Sejarah, Fungsi, Serta 16 Contohnya

Ilustrasi Apa Itu Bahasa Pemrograman

Bahasa pemrograman atau bahasa komputer merupakan sebuah hal penting dalam beberapa dekade terakhir ini karena hampir semua aktivitas maupun urusan telah memanfaatkan teknologi komputasi. Contohnya seperti PC, smartphone, cloud, dan masih banyak lagi.

Kamu tentunya telah menggunakan teknologi komputasi untuk menunjang keperluanmu sehari-hari. Nah, khususnya untuk kamu pengguna cloud, sudahkah kamu mengetahui tentang bahasa ini secara umum? 

Jika belum, maka sebaiknya ikuti artikel ini! Sebab, Cloudhebat akan menjelaskan tentang fakta-fakta bahasa pemrograman mulai dari sejarah sampai kriterianya! Berikut adalah poin-poin beserta penjelasan ringkasnya.

Hakikat Bahasa

Bahasa merupakan sebuah sistem. Dengan begitu, bahasa diformasikan oleh beberapa komponen berpola tetap dan mengandung sejumlah kaidah atau aturan di dalamnya. Sebab berpola, sudah pasti di dalam suatu bahasa terdapat subsistem.

Apa Itu Bahasa Pemrograman?

Bahasa ini merupakan suatu bentuk perintah atau instruksi yang mengandung serangkaian kata. Umumnya, ia terdiri atas sejumlah baris yang mampu dimengerti oleh komputer serta difungsikan untuk memproses jalannya suatu program.

Memiliki julukan lain sebagai programming language, bahasa ini pun mengandung semantik dan sintaks yang berguna sebagai pemroses perangkat lunak komputer. Pengembang tentu harus menguasainya untuk menciptakan perangkat lunak dan aplikasi.

Sejarah Bahasa Pemrograman

Lahirnya sebuah bahasa sudah pasti diikuti oleh asal-usul atau sejarah. Bicara soal hal tersebut, berikut merupakan poin-poin beserta penjelasan singkatnya:

Eksistensi Awal

Programming language telah dimulai bersamaan dengan keberadaan awal komputer yang sudah ada sejak tahun 1883. Komputer dan bahasa satu ini merupakan dwitunggal yang saling melengkapi satu sama lain.

Keduanya berarti tidak dapat terpisahkan karena komputer dapat berfungsi saat dilengkapi oleh program. Sementara itu, program yang dirilis menggunakan bahasa pemrograman hanya bisa hidup melalui media komputer.

Metode Pengkabelan Manual atau Wiring 

Bahasa pemrograman mengalami sejumlah perkembangan tahap demi tahap. Sudah pasti, kondisi bahasa pemrograman pada saat ini sangatlah jauh berbeda dengan apa yang ada di eksistensi awalnya.

Pada zaman itu, perintah komputer dilakukan secara fisik menggunakan metode pengkabelan manual atau wiring. Lalu, perkembangan teknologi pun memperbaharui metode satu ini hingga menjadi bahan pemrograman sederhana.

Tokoh Penemu Bahasa pemrograman

Keberadaan bahasa komputer diinisiasi penemu mesin yang dapat diprogram, bernama Charles Babbage, seorang ilmuwan Inggris. Pada awal penemuannya, bahasa tersebut dapat digunakan untuk satu keperluan saja. 

Penyebab mengapa hanya dapat digunakan untuk 1 keperluan saja adalah karena temuan tersebut hanyalah mesin yang berbentuk seperti komputer. Walaupun demikian, mesin tersebut diisi sejumlah program yang dapat diproses.

Untuk pembuat programnya sendiri adalah Byron Countess of Lovelace, yaitu putri Lord Byron.

Perkembangan Pesat

Perkembangan komputer mengalami kemajuan pesat setelah ditemukannya komponen elektronika. Semenjak itu, IC atau integrated circuit dan teknologi produksi chip lainnya mampu memproduksi komputer ukuran lebih kecil.

Selain penyusutan ukuran yang lebih efisien, revolusi elektronika tersebut menciptakan kelebihan komputer lainnya. Contohnya yaitu peningkatan kemampuan dan performa komputasinya.

Maka demikian, kemampuan komputer pun semakin mengalami peningkatan sehingga dapat lebih cepat mencerna algoritma. Hal tersebut menjadi tombak terciptanya bahasa pemrograman tingkat tinggi yang pesat.

Sejarah Bahasa Pemrograman Menurut Periode Waktu

Jika diurutkan menurut periode waktu dari awal ditemukannya sampai sekarang, maka sejarah bahasa pemrograman adalah sebagai berikut:

  • 1949 – Pertama kalinya bahasa assembly digunakan sebagai bahasa komputer yang bisa menyederhanakan kode mesin, demi menginformasikan komputer tentang apa yang kemudian dilakukan.
  • 1958 – Terciptanya bahasa algoritmik Algol. Ini adalah cikal bakal Java dan C.
  • 1959 – Terciptanya COBOL, oleh Dr Grace Murray Hopper sebagai bahasa yang mampu beroperasi pada segala komputer apa saja.
  • 1970 – Pascal dikembangkan oleh Niklaus Wirth. Ini merupakan bahasa primer yang dimanfaatkan Apple dalam pengembangan software awal.
  • 1972 – SQL dikembangkan Chamberlin dan Boyce untuk IBM. Bahasa ini berguna untuk mengubah dan melihat data tersimpan di database.
  • 1983 – C++ diciptakan oleh Bjarne Stroustrup. Ini adalah perpanjangan dari C dan merupakan salah satu bahasa terbanyak digunakan di seluruh dunia.
  • 1991 – Phyton dikembangkan oleh Guido Van Rossum. Ini adalah bahasa komputer simpel nan gampang dibaca.
  • 1995 – PHP dikembangkan oleh Rasmus Lerdoff, khususnya dalam pengembangan web. Bahasa ini selalu dipakai secara luas untuk mengembangkan web terkini.
  • 2000 – C# dikembangkan oleh Microsoft agar menjadi kombinasi Visual Basic dan C++. Nah, C# sendiri memiliki beberapa hal yang mirip dengan Java.

3 Jenis Bahasa Pemrograman

Bahasa pemrograman bisa dibagi menjadi 3 level. Ada level rendah, menengah, dan tinggi. Di bawah ini merupakan poin-poin beserta penjelasannya secara ringkas:

Bahasa Pemrograman Level Rendah atau Low-Level

Bahasa pemrograman level rendah mempunyai instruksi khusus komputer yang mengaplikasikan kode biner. Nah, kode tersebut diterjemahkan secara langsung oleh komputer tanpa wajib memproses kompilasi.

Akan tetapi, level rendah atau low-level ini mempunyai banyak cacat, sehingga memungkinkan pembuatan bahasa level menengah.

Bahasa Pemrograman Level Menengah atau Medium-Level

Bahasa pemrograman tingkat menengah mempunyai instruksi yang diutarakan melalui bentuk kode mnemonik. Contohnya seperti SUB, ADD, STOLOD, JMP, DIV, dan masih banyak lagi.

Namun, tingkat menengah mempunyai banyak kekurangan. Nah, salah satu kekurangan tersebut yakni mengharuskan penerjemahan terlebih dahulu ke bahasa mesin. Hal ini disebabkan bahwa komputer cuma mencerna bahasa mesin.

Perlu kamu ketahui, terdapat sebuah program dalam level menengah ini, yaitu Assembler. Ia bertugas sebagai penerjemah Bahasa Assembly atau semacam representasi mnemonic bahasa mesin untuk menjadi suatu kode objek.

Bahasa Pemrograman Level Tinggi atau High-Level

Dalam upaya mengatasi kecacatan bahasa komputer level menengah, maka level tinggi pun diciptakan. Tidak seperti dua level sebelumnya, level satu ini memuat instruksi bahasa yang bisa dipahami manusia seperti matematika atau Bahasa Inggris.

Fungsi Bahasa Pemrograman

Sejumlah bahasa sudah pasti mempunyai fungsi. Termasuk juga bahasa pemrograman. Di bawah ini merupakan penjelasan singkat mengenai sejumlah fungsi tersebut:

Komunikasi Antara Mesin atau Komputer dengan Operator

Jika kamu adalah seorang operator, maka kamu bisa berkomunikasi melalui mesin atau komputer dengan menggunakan bahasa ini. Bahasa pemrograman mampu menerjemahkan perintah operator menjadi kode biner.

Kode tersebut kemudian diproses oleh mesin atau komputer. Setelah itu, ia diterjemahkan guna mengeksekusi pekerjaan sesuai dengan perintah atau kehendak operator.

Melalui adanya bahasa ini, maka operator bisa mengontrol lewat mesin atau komputer. Contohnya yakni pengaturan lampu lalu lintas, yang memiliki durasi tunda tertentu antara hijau, merah, maupun kuning. 

Pengaturan tersebut sebelumnya dibuat programmer dengan menginput script yang selanjutnya bisa beroperasi sejalan dengan kehendak operator.

Media Programmer untuk Pengembangan Aplikasi dan Layanan Online

Dewasa ini, ada banyak sekali layanan online yang memudahkan urusan dan aktivitasmu. Kamu dapat menggunakan layanan online dalam berbelanja, pemesanan taksi atau motor, hingga cloud.

Hal ini tidak lepas dari keberadaan bahasa pemrograman yang digunakan oleh programmer dalam pengembangannya.

Generasi Bahasa Pemrograman

Bahasa pemrograman terbagi atas 5 generasi. Mereka adalah generasi bahasa mesin, bahasa assembler, bahasa tingkat tinggi, problem oriented language, hingga artificial intelligence.

Generasi Pertama: Bahasa Mesin 

Dalam generasi pertama, bahasa mesin maupun level instruksi diserahkan pada prosesor supaya bisa bekerja. Generasi ini dikembangkan oleh Eckert dan Mauchly dalam Electronic Numerical Integrator and Calculator atau ENIAC pada 1945.

Karakteristik generasi pertama ini adalah:

  1. Mengaplikasikan sejumlah kode biner berbasis dasar transistor. 
  2. Begitu rumit, sulit dihafal, dan lama.
  3. Pengembangan dilakukan melalui bilangan desimal dan oktal.

Generasi Kedua: Bahasa Pemrograman ‘Assembler’

Bahasa satu ini kerap pula dijuluki sebagai bahasa ‘assembly’. Dalam generasi kedua, assembler menerjemahkan atau mengubah pernyataan bahasa pemrograman ke dalam bahasa mesin.

Penulisan bahasa ‘assembly’ telah terlampau mudah apabila dibandingkan bahasa mesin, akan tetapi masihlah tampak sangat sulit bagi orang awam yang belum memahami perangkat keras, sebab sejumlah variabel berpatokan alamat port I/O. 

Karakteristik generasi kedua ini adalah:

  1. Bahasa mesin yang disempurnakan.
  2. Telah mulai mengaplikasikan unsur berbahasa inggris, meskipun kerap kali berupa singkatan.
  3. Memiliki sifat machine dependent.

Generasi Ketiga: Bahasa Tingkat Tinggi

Tahun 1950, Formula Translator atau FORTRAN lahir dan telah memiliki sifat ‘machine independent’. Nah, ini merupakan awal pengembangan bahasa pemrograman level tinggi.

Sesudah itu, mulailah bermunculan sejumlah bahasa pemrograman level tinggi contohnya COBOL, BASIC, PASCAL, PL/1, PROLOG, JAVA, ALGOL, C, dan lain sebagainya.

Karakteristik generasi ketiga ini adalah jalannya proses program yang dilakukan komputer telah merangkap:

  1. Compilation
  2. Link
  3. Execution

Generasi Keempat: Problem Oriented Language

Level keempat bahasa ini lebih terkenal sebagai 4GL, yakni bahasa pemrograman yang telah mengaplikasikan pendekatan non prosedural. Hal ini berarti, pengguna tidak harus memberitahukan detail mengenai cara memerolehnya.

Bahasa dalam generasi ini memiliki rancangan untuk menghemat durasi dalam penciptaan program. Dengan begitu ia bisa semakin meningkatkan produktivitas.

Jika kamu merupakan seorang newbie atau belum mengetahui hal teknis pemrograman secara penuh, kamu tetap bisa menggunakan bahasa dalam generasi keempat tanpa asisten programmer profesional.

Nah, salah satu contoh dari hal tersebut adalah mudah membuat program melalui Microsoft Access dalam lingkungan PC secara mudah.

Generasi Kelima: Artificial Intelligence

Level kelima bahasa pemrograman kerap disebut sebagai 5GL. Ini adalah sejumlah bahasa yang dibuat untuk artificial intelligence atau kecerdasan buatan.

Nah, maksud dari kecerdasan buatan tersebut ialah suatu ilmu komputer khusus terkonsentrasi pada cara komputer menjiplak kecerdasan manusia. Itu dieksekusi melalui metode pengembangan ‘natural language processing’.

Itu merupakan pemrosesan bahasa alami, yakni tentang cara mengatur komputer supaya mampu berkomunikasi dengan bahasa manusia, bukan komputer. Contohnya bahasa Jepang, Inggris, Arab, Jerman, Indonesia, dan masih banyak lagi.

Berikut merupakan penerapan bahasa pemrograman generasi kelima:

  1. Pengendalian sensor mata atau robotika
  2. Aplikasi expert system atau sistem pakar, rekayasa peniruan seorang pakar dalam bidang tertentu, sehingga dapat menghasilkan suatu kesetaraan pemikirannya.

Berikut adalah sejumlah bahasa pemrograman generasi kelima yang bertujuan dalam penanganan kecerdasan buatan:

  1. PROLOG
  2. LISP

Baca juga: Apa Itu Blog? Penjelasan Lengkap Serta Cara Membuatnya

16 Jenis Bahasa Pemrograman yang Populer Digunakan

Dalam survei yang dilakukan stackoverflow.com, terdapat sekitar 16 macam bahasa pemrograman yang kerap digunakan dalam 2 tahun terakhir. Nah, ingin tahu apa sajakah itu? Berikut merupakan ulasan ringkasnya.

1. JavaScript

Javascript - cloudhebat

Ini merupakan contoh pertama. Dikembangkan oleh Brendan Eich, JavaScript adalah salah satu bahasa pemrograman paling terkenal di internet. Berikut merupakan browser terkenal yang menggunakan JavaScript:

  1. Google Chrome
  2. Internet Explorer
  3. Safari
  4. Opera
  5. Mozilla Firefox dan masih banyak lagi

Untuk pengaplikasiannya, kode-kode bahasa pemrograman satu ini disisipkan dalam halaman web melalui tag script. Dengan JavaScript, maka website dapat menjadi dinamis dan interaktif.

Usia bahasa pemrograman ini sebenarnya telah 20 tahunan. Maka dari itu, tidak heran jika JavaScript termasuk dalam daftar populer sedunia. Hal ini lantaran pula mayoritas blog maupun website saat ini telah mengaplikasikan JavaScript.

2. Java

Bahasa Pemrograma Java - cloudhebat

Jenis bahasa satu ini merupakan salah satu contoh yang mampu diproses pada bermacam komputer. Contohnya yakni mencakup laptop, PC, ponsel reguler, dan ponsel pintar. 

Sebelum JavaScript menaiki peringkat satu sebagai bahasa pemrograman terpopuler, Java telah lebih dulu menduduki posisi tersebut. Apa sebabnya? Hal ini dikarenakan banyak aplikasi Android dikembangkan melalui bahasa pemrograman Java.

Dikembangkan oleh James Gosling, Java mengadopsi bermacam kode atau sintak dari bahasa C++ dan C. 

Fakta uniknya, Java mempunyai slogan populer yakni ‘Tulis sekali, jalankan dimanapun’. Nah, slogan tersebut sejalan dengan fungsi Java yang mengizinkan aplikasi untuk berjalan di sejumlah operating system atau sistem operasi berbeda.

3. Python

Python - cloudhebat

Bahasa pemrograman jenis ini adalah salah satu yang termudah dipahami saat ini daripada jenis-jenis lainnya. Nah, Phyton sendiri pun telah banyak digunakan para pengembang untuk menciptakan bermacam program aplikasi, contohnya adalah:

  1. Website
  2. Aplikasi Hacking
  3. Internet of Things (IoT)
  4. Aplikasi Command Line Interpreter
  5. Aplikasi Desktop
  6. Apbile Mobile
  7. dan lain sebagainya

Jenis bahasa yang dikembangkan oleh Guido van Rossum ini sangat mudah dipahami dan rapi. Maka demikian, Phyton sangat direkomendasikan untuk dipelajari pemula atau newbie yang baru saja belajar merangkai sejumlah kode program atau coding.

4. Bahasa C#

Bahasa C# - cloudhebat

Jenis bahasa pemrograman ini memiliki orientasi objek hasil pengembangan perusahaan Microsoft yang merupakan bagian inisiatif suatu kerangka NET Framework. Cara membaca ‘C#’ adalah ‘C Sharp’ dan karakter ‘#’ bukanlah tanda kres.

C# sudah terpengaruh oleh banyak fitur atau aspek yang ada dalam bahasa pemrograman lain, contohnya:

  1. Delphi
  2. Java
  3. Visual Basic 
  4. dan banyak lagi lainnya 

5. PHP

PHP - cloudhebat

Jenis bahasa pemrograman ini kerap difungsikan dalam pihak server. Untuk pengaplikasiannya, PHP disisipkan dalam HTML. Untuk kegunaannya, PHP biasa dipakai dalam pembuatan atau pengembangan situs website dinamis.

Content management system atau CMS pun dapat dibuat melalui bahasa pemrograman PHP. Selain itu, blogger, open cart, WordPress, dan lain sebagainya memuat sejumlah kode ini di dalamnya.

6. Bahasa C++

Bahasa C++ - cloudhebat

Jenis bahasa ini dimulai pengembangannya di tahun 1970. C++ ini adalah turunan bahasa pemrograman C. Hal ini berarti C++ juga terhitung dalam jenis bahasa yang mempunyai orientasi objek umumnya disebut ‘object oriented programming’.

Pada awalnya, bahasa pemrograman hasil kembangan Bjarne Stroustrup ini dijalankan melalui sistem pengoperasian Unix. Akan tetapi, kini C++ sekarang menjadi suatu versi dominan.

7. Bahasa C

Bahasa C - cloudhebat

Ini merupakan bahasa hasil kembangan Dennis Ritchie pada tahun 1972 pada Sistem Operasi Unix dalam Bell Telephone Laboratories. Perlu kamu ketahui, bahasa ini memiliki pengaruh masif bagi sejumlah bahasa populer lainnya, yakni:

  1. C++
  2. Objective –C
  3. Java
  4. dan lain sebagainya

Bahasa C memang diciptakan untuk memprogram jaringan dan sistem komputer. Akan tetapi, kerap pula dimanfaatkan sebagai pengembangan perangkat lunak aplikasi bermacam tipe platform OS, compiler populer, dan arsitektur komputer.

8. TypeScript

bahasa pemrograman typescript - cloudhebat

Bahasa pemrograman kembangan Microsoft ini memiliki basis JavaScript. Namun, ia pun disertai oleh penambahan fitur ‘strong-typing’ serta OOP klasik atau aturan pemrograman objektif.

Bahasa ini pun kerap disebut superset dari Javascript, yang mana intinya kode di dalamnya terhitung pula sebagai kode TypeScript. Pengembangan aplikasi rumit dapat lebih gampang bila memanfaatkan TypeScript, sebab ada interface, modul, dan class.

9. Ruby

bahasa pemrograman ruby - cloudhebat

Ini adalah bahasa yang relatif, dinamis, elegan, serta berbasis objek. Terdapat sebutan bahwa ‘Ruby adalah sahabat terbaik seorang programmer’. Hal ini lantaran ia bersifat mudah dimengerti, produktif, dan open source.

Tidak hanya itu, kode Ruby pun natural, elegan, mudah ditulis maupun dibaca. Nah, bahasa yang dikembangkan oleh Yukihiro ‘Matz Matsumoto ini mempunyai fungsi yang piawai. 

Fungsi tersebut bisa dimanfaatkan dalam pembuatan GUI, aplikasi web, dan masih banyak lagi. Kamu perlu tahu bahwa salah satu media sosial yang dikembangkan dengan memakai Ruby adalah Twitter.

10. Swift

bahasa pemrograman swift - cloudhebat

Dikembangkan oleh Apple.inc, jenis ini merupakan bahasa untuk mengembangkan iOS serta OS X . Swift memiliki desain yang cocok berdampingan bersama Objective –C. Selain itu, ia berguna untuk mencegah program dari kesalahan kode.

Bahasa pemrograman ini pertama kali diperkenalkan Apple dalam acara tahunan yakni WWDC 2014. Pembangunannya dilakukan bersama compiler LLVM, yang mana termasuk XCode.

11. Go/Golang

bahasa pemrograman go - cloudhebat

Jenis bahasa ini kerap pula dijuluki Golang. Untuk pengembangnya sendiri adalah Google dan dirilis pada tahun 2009. 

Layaknya bahasa pemrograman umumnya, Golang juga merupakan hasil kembangan dari C bersama kombinasi dari sejumlah bahasa lain. Nah, beberapa diantaranya adalah Modula, Oberen, Pascal, dan masih banyak lagi. 

Berikut merupakan contoh sejumlah aplikasi yang dikembangkan melalui Golang, antara lain adalah:

  1. Google
  2. Dropbox 
  3. Cloudflare
  4. Soundcloud 
  5. Docker 

12. Kotlin

bahasa pemrograman kotlin - cloudhebat

Ini adalah bahasa pemrograman yang pengetikannya statis serta berjalan pada JVM atau mesin virtual Java. Kotlin pun bisa pula dikompilasikan dalam bentuk ‘source code’ JavaScript. 

Kotlin dikembangkan oleh JetBrains dan sengaja diciptakan untuk bisa bekerjasama dengan Java. Selain itu, ia pun bergantung pada sebuah library yang terdapat dalam pemrograman Java.

Nah, Google sudah mengumumkan bahwa Kotlin telah menjadi ‘bahasa resmi’ dalam pengembangan aplikasi-aplikasi Android, tentunya selain C++ dan Java.

13. Perl

Perl - cloudhebat

Jenis bahasa pemrograman ini dikembangkan dalam mesin Unix oleh Larry Wall. Bahasa ini pertama kali dirilis di tanggal 18 Desember tahun 1987. Untuk ketersediaan, ia pun eksis dalam bermacam sistem operasi.

Walaupun banyak bahasa pemrograman yang baru pada saat ini, akan tetapi Perl masihlah jaya. Hal ini berarti pengguna Perl masihlah banyak untuk saat ini. Hal ini dikarenakan bahasa satu ini dinamis dan bisa untuk mengembangkan banyak aplikasi.

14. SQL

SQL - cloudhebat

Bahasa satu ini mempunyai kepanjangan yakni Structured Query Language. Ia adalah bahasa yang diaplikasikan dalam pengaksesan data pada database relasional.

SQL adalah bahasa standar, biasanya difungsikan pada manajemen basis data. Kini, hampir segala server berbasis data men-support SQL dalam memproses manajemen datanya.

15. Visual Basic for Application atau VBA

VBA - cloudhebat

Jenis bahasa pemrograman ke-15 ialah VBA. Dikembangkan oleh Microsoft, ia adalah sebuah turunan bahasa, yakni dari Visual Basic.

Nah, VBA adalah kombinasi terintegrasi antara Visual Basic dan lingkungan pemrograman Visual Basic Editor. ini terdapat dalam aplikasi primer Microsoft Office dengan tujuan untuk sejumlah aplikasi tertentu.

VBA mempunyai fungsi utama, yakni menciptakan otomatisasi pekerjaan secara kompleks dan berulang. Untuk membangunnya, cukup dengan aplikasi primer Microsoft Office. 

Contohnya, pada Microsoft Excel, kamu dapat menciptakan aplikasi pendataan melalui bantuan VBA.

16. HTML dan CSS

Html css - cloudhebat

Ini merupakan bahasa markup. Biasanya digunakan dalam pembuatan sebuah website. Untuk fungsi HTML yakni sebagai penampil informasi di Internet. Sementara itu, CSS adalah kode-kode pengatur tampilan HTML.

Jadi, itulah 16 contoh dari bahasa pemrograman yang kini tengah populer dan digunakan oleh banyak pengembang pada 2 tahun terakhir, yakni 2020 dan 2021. Masih banyak jenis bahasa pemrograman yang belum dibahas di sini yang perlu untuk kamu ketahui.

Namun, untuk mengetahui seluruhnya sudah pasti memerlukan waktu yang lama. Maka demikian, lebih baik membahas sejumlah kriteria bahasa pemrograman saja. Setuju?

Kriteria Bahasa Pemrograman

Jika kamu adalah seorang programmer, kamu pastinya mempertimbangkan sejumlah kriteria dalam pemilihan bahasa pemrograman yang mudah dan baik untuk digunakan. Terdapat sejumlah kriteria untuk memilih bahasa ini, berikut adalah diantaranya:

Clarity, Simplicity, Unity

Suatu bahasa pemrograman wajib menolong programmer dalam pembuatan desain program tertentu jauh sebelum ia mengeksekusi coding

Jadi, kemudahan, kesederhanaan, serta kesatuan adalah kombinasi yang mempermudah seorang programmer dalam pengembangan algoritma. 

Dengan demikian hasilnya memiliki tingkat kompleksitas rendah. Nah, program yang tidak sulit dibaca merupakan kunci kriteria satu ini.

Orthogonality

Kriteria satu ini adalah satu atribut yang bisa dikombinasikan bersama bermacam fitur bahasa pemrograman. Dengan demikian, setiap kombinasinya memiliki arti serta bisa digunakan.

Kewajaran dalam Aplikasi

bahasa pemrograman wajib memiliki operasi-operasi, struktur kontrol, struktur data, serta sintak alami yang cocok untuk pemecahan masalah tertentu. Suatu bahasa pemrograman memiliki desain khusus agar bisa digunakan dalam keperluan tertentu.

Men-support Abstraksi

Ini adalah suatu aspek yang substansial untuk programmer dalam menciptakan solusi atas kendala yang dihadapi. Lalu, abstraksi tersebut bisa secara mudah diterapkan melalui sejumlah fitur yang tersedia dalam bahasa pemrograman.

Kemudahan dalam Verifikasi Program

Ini adalah hal krusial untuk sebuah program. Sebab, melalui mudahnya verifikasi, maka suatu program bisa tidak memiliki kesukaran dalam pembangunan dan pengembangannya.

Jadi, kesederhanaan struktur sintak dan semantik adalah aspek primer yang bisa mempengaruhi kemudahan verifikasi program.

Lingkungan Pemrograman

Hal ini bisa berarti editor yang tengah digunakan, fasilitas debugging, dokumentasi ideal dari bahasa pemrograman, user interface, maupun tools lainnya yang bisa digunakan dalam mempermudah pekerjaan seorang programmer.

Nah, SmallTalk adalah salah satu contoh bahasa pemrograman yang secara khusus didesain demi lingkungan pemrogramannya. Ia terdiri atas input mouse, window, menu, serta sejumlah tools yang diaplikasikan dalam program.

Portabilitas Program

Satu aspek penting dalam proyek pemrograman adalah kemudahan program yang telah selesai untuk dipindah dari komputer yang tengah digunakan dalam pembuatan dan pengembangan menuju komputer lainnya yang hendak menggunakan.

Biaya Penggunaan

Ini pun terhitung sebagai aspek penting dalam evaluasi bahasa pemrograman tertentu. Terdapat sejumlah biaya yang bisa diukur, yakni:

Biaya Eksekusi

Program yang kerap dieksekusi bisa memerlukan suatu kode ‘executable’ yang efisien. Dengan begitu, semakin instan sebuah program dieksekusi, semakin terjangkaulah biaya eksekusinya.

Biaya Kompilasi

Dalam pembelajaran, kecepatan penerjemahan lebih diprioritaskan dibanding laju eksekusi. Sebab, pembelajaran lebih kerap melakukan kompilasi atau translasi ketimbang eksekusi program.

Maka demikian, compiler efisien akan lebih diperlukan daripada kode ‘executable’

Biaya Pembuatan, Testing, serta Penggunaan

Semakin lengkap dan baik lingkungan pemrograman dalam bahasa pemrograman, maka biaya ini bisa semakin terjangkau. Ini lantaran tenaga dan waktu yang dikeluarkan dalam penciptaan program tidak begitu banyak.

Biaya Pemeliharaan

Ini pun terhitung ketersediaan perbaikan ‘error’ saat program telah digunakan. Contohnya, perubahan yang diperlukan program sewaktu sistem operasi atau hardware bermasalah.

Nah, itulah pembahasan tentang bahasa pemrograman yang perlu kamu ketahui. Khususnya jika kamu akan menggunakan layanan cloud. Apabila kamu menginginkan cloud dengan bahasa pemrograman berkualitas, Cloudhebat siap untukmu!

Share
Muhamad Ridwan

Muhamad Ridwan

CEO & Owner di Cloudhebat. Software Developer, SEO Content Writer, Entrepreneur.

Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam artikel tutorial, insight dan tips menarik seputar dunia online langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan raih kesuksesan bersama kami!